This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 21 November 2016
Selasa, 13 September 2016
Kamis, 25 Agustus 2016
Rabu, 17 Agustus 2016
Implementasi Penggunaan 2 Network Hasil Subnetting
Instrumen :
Hasil Subneting
Subnet / network Ke -
|
1
|
2
|
3
|
4
|
IP Network
|
201.23.45.0/27
|
201.23.45.32/27
|
201.23.45.64/27
|
201.23.45.96/27
|
IP Pertama
|
201.23.45.1/27
|
201.23.45.33/27
|
201.23.45.65/27
|
201.23.45.97/27
|
IP Terakhir
|
201.23.45.30/27
|
201.23.45.62/27
|
201.23.45.94/27
|
201.23.45.126/27
|
IP Broadcast
|
201.23.45.31/27
|
201.23.45.63/27
|
201.23.45.95/27
|
201.23.45.127/27
|
Netmask
|
255.255.255.224
| |||
Subnet / network Ke -
|
5
|
6
|
7
|
8
|
IP Network
|
201.23.45.128/27
|
201.23.45.160/27
|
201.23.45.192/27
|
201.23.45.224/27
|
IP Pertama
|
201.23.45.129/27
|
201.23.45.161/27
|
201.23.45.193/27
|
201.23.45.225/27
|
IP Terakhir
|
201.23.45.158/27
|
201.23.45.191/27
|
201.23.45.223/27
|
201.23.45.254/27
|
IP Broadcast
|
201.23.45.159/27
|
201.23.45.192/27
|
201.23.45.224/27
|
201.23.45.255/27
|
Netmask
|
255.255.255.224
| |||
Kamis, 04 Agustus 2016
|
|
PEMERINTAH
KABUPATEN CIAMIS
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 KAWALI
Jalan
Talagasari No. 35 Tlp. (0265)
791727 Fax: (0265) 2797676 Kawali
46253 Kab. Ciamis
E-mail:
smkn1kawali@gmail.com - website : http://www.smkn1kawali.sch.id
|
|
Jobsheet
Mata
Pelajaran : Trouble Shooting Jaringan Tanggal : 4
Agustus 2016
Nama
Siswa : Andri
Sudira Kelas : XII TKJ 1
Dicky Henriawan
Rizki Aditya
Soni
Ali
Instruksi :
1.
Awali dengan membaca bissmilah
2.
Isilah lembar jobsheet sesuai
instrument dengan hasil pengalaman yang terjadi dalam praktik
3.
Pengisian sesuai dengan
pengalaman sendiri
4.
Tidak mengisi jobsheet jika
belum mengalami hal yang akan dituliskan dalam jobsheet
Instrumen :
Gambar Kerja :
Intruksi :
Lakukan konfigurasi jaringan seperti gambar
kerja diatas, lalu catatlah berbagai jenis kesalahan yang terjadi dari hasil
PING dan tentuka penyebab kesalahan dan cara perbaikannya dalam format tabel.
|
NO
|
Jenis Kesalahan
|
PENYEBAB dan CARA
PERBAIKAN
|
|
1
|
Acces point tidak terdeteksi.
|
Kabel rusak atau konektor tidak terpasang dengan benar (longgar).
Perbaikannya dengan cara mengganti kabel yg rusak atau kencangkan
konektor ke port yg digunakan.
|
|
2
|
Tidak mau membuka
halaman kofigurasi AP di URL Google.
|
Kesalahan memasukan IP ke URL Google.
Perbaikan : Cek IP yg dimasukan ke URL Google apakah sesuai dengan IP AP
tersebut.
|
|
3
|
Client tidak dapat
connect ke AP.
|
DHCP masih disable.
Perbaikannya dengan cara mengubah konfigurasi dhcp dari disable ke
enable.
|
|
4
|
Halaman konfigurasi AP
tidak tebuka saat memasukan default IP AP.
|
AP telah terkonfigurasi dan IP nya telah dirubah.
Perbaikan : Lakukan reset AP dengan menekan tombol reset pada AP.
|
|
5
|
PING : Network is
unreachable.
|
AP masih memasangkan konfigurasi baru.
Perbaikan : Tunggu beberapa saat sampai AP selesai memasang konfigurasi
baru tersebut.
|
|
6
|
Transmit failed General
Failure.
|
IP tidak sesuai dengan network yang digunakan.
Perbaikan : Sesuaikan Konfigurasi IP dengan network yang digunakan.
|
|
7
|
|
|
|
8
|
|
|
|
Guru,
………………………….
|
Orang
Tua / Wali,
……………………………….
|
Siswa,
……………………………….
|
Jumat, 22 Juli 2016
Rencana Kerja Proyek
Vacuum Cleaner
Assalamualaikum Wr. Wb.
Kami PT. Zero
Corporation (Andri, Lutfi, Soni & Widi) ingin membuat sebuah alat sederhana
yang bisa digunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari, apalagi kita tahu
bahwa murid sangat malas untuk bersih-bersih di kelas terutama laki-laki. Maka
dari itu, kami berinisiatif untuk membantu para murid laki-laki agar bisa
membantu bersih-bersih dengan menggunakan alat Vacuum Cleaner. Vacuum Cleaner
yang kami buat sangat sederhana; terbuat dari botol, kaleng, selang, dll. Kami
sangat berharap saudara-saudara sekalian bisa membantu dan mengapresiasi kerja
keras dan usaha kami.
Rabu, 07 Oktober 2015
Pengalamatan IP : Classful dan
Classless
1.
Classful
Classful secara
sederhana dapat diartikan "dengan kelas" atau "menggunakan
kelas". Kemudian jika dikaitkan dengan pengalamatan IP, maka pengalamatan
IP classful dapat
diartikan menjadi "pengalamatan IP berdasarkan kelas". Pengalamatan
dengan metode ini ada pada pengalamatan IPv4, seperti sudah diketahui IPv4
dibagi menjadi kelas A, B, C, D, dan E.
Dengan
pengalamatan IP classful,
jaringan yang dapat dibentuk hanya sebatas kapasitas masing-masing kelas, dan
kapasitas host yang besar yang dimiliki oleh kelas A dan B sering tidak
terpakai secara optimum. Selain itu juga telah membuat tabel routing global
menjadi membengak melebihi kapasitas router. Oleh sebab itu metode ini sudah
tidak digunakan lagi dan diganti dengan classless.
Contoh classful : 192.168.0.1
2. Classless
Classless secara
sederhana dapat diartikan "tanpa kelas" atau "tidak menggunakan
kelas". Kemudian jika dikaitkan dengan pengalamatan IP, maka pengalamatan
IP classless dapat
diartikan menjadi "pengalamatan IP tanpa mengenal kelas". Yaitu
dengan cara menggunakan Classless-Inter
Domain Rouing (CIDR) atau juga dapat dikenal dengan istilah panjang
prefiks. Format pengalamatannya adalah dengan memberi tanda slash (/) di belakang alamat IP
kemudian diikuti dengan variabel panjang prefiks.
Contoh: 172.26.78.3/28
172.26.78.3 = alamat IP, /28 = panjang prefiks (CIDR)
Dengan
metode classless dapat
menyederhanakan tabel routing dengan cara satu tabel routing dapat untuk
beberapa jaringan sehingga menghemat penggunaan kapasitas router dalam membuat
tabel routing. Selain itu, metode ini memungkinkan untuk menggunakan alamat IP
kelas A dan B dengan panjang prefiks tertentu yang belum dipakai.
Namun dalam
rangka menjawab permasalahan menipisnya kapasitas jumlah host IPv4 yang
diperkirakan akan habis seluruhnya dalam beberapa tahun lagi, maka dibuatlah
protokol atau sistem pengalamatan yang baru yaitu IPv6 dengan panjang 128-bit
dan bersifat classless sehingga
mampu mendukung jumlah host hingga 3,4 x 1038
host.













